IMG_20250821_175847

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

Detrenz.com, Jakarta, 21 Agustus 2025 – Starvision kembali mempersembahkan film horor terbaru berjudul Pencarian Terakhir, yang siap tayang serentak di bioskop mulai 28 Agustus 2025.

Setelah kesuksesan luar biasa lewat Petaka Gunung Gede yang meraih lebih dari 3,2 juta penonton di awal tahun, rumah produksi ini kembali membawa kisah horor pendakian gunung dengan formula baru yang lebih mencekam sekaligus penuh makna.

Film Pencarian Terakhir mengangkat kisah mitos di Gunung Sarangan, lokasi yang sarat misteri dan pantangan. Bukan hanya sekadar horor, film ini juga menyajikan drama keluarga yang kuat. Kisahnya berpusat pada Drupadi (Adzana Ashel) yang kembali ke Gunung Sarangan, tujuh tahun setelah ibunya menghilang di sana.

Bersama kekasih dan teman-temannya, ia berniat melakukan trail run, namun perjalanan itu berubah menjadi teror ketika mereka berhadapan dengan sosok gaib penunggu gunung, Ki Tapa (Egi Fedly).

Ketika Drupadi dan kawan-kawan dinyatakan hilang, ayahnya, Tito (Donny Alamsyah), harus berani menghadapi trauma masa lalu. Demi menyelamatkan anaknya, ia kembali mendaki Gunung Sarangan dalam pencarian penuh misteri.

Perjalanan ini bukan sekadar menantang, melainkan juga menghadirkan pergulatan emosional seorang ayah yang berusaha melawan rasa takut demi keluarganya.

Film ini diproduseri oleh Chand Parwez Servia dan Mithu Nisar, dengan arahan sutradara Affandi Abdul Rachman. Selain Adzana Ashel dan Donny Alamsyah, deretan aktor papan atas turut meramaikan film ini, mulai dari Artika Sari Devi, Razan Zu, Fatih Unru, Alika Jantinia, Fadi Alaydrus, Dinda Mahira, Moh. Iqbal Sulaiman, Yama Carlos, Alex Abbad, Tesadesrada Ryza, Verdi Solaiman, Ramon Y Tungka, Azkya Mahira, Fuad Idris, Ruth Marini, hingga Egi Fedly.

Kehadiran jajaran pemain lintas generasi membuat film ini semakin kaya nuansa cerita.

Menurut Chand Parwez, Pencarian Terakhir bukan sekadar horor konvensional. “Film ini menghadirkan ketegangan dan adrenalin, tapi juga membawa pesan kehangatan keluarga. Sesulit apapun kondisi, selalu ada keluarga yang menerima dan mencari kita,” ujarnya.

Sutradara Affandi Abdul Rachman menambahkan, “Selain horor, ada persahabatan bapak-bapak yang hangat. Jadi bukan sekadar jumpscare, tapi ada cerita yang menyentuh.”
Pencarian Terakhir juga menjadi film pendakian ketiga Starvision setelah Sekawan Limo dan Petaka Gunung Gede. Menariknya, film ini merupakan kelanjutan dari Pencarian Terakhir (2008) yang kini kembali dengan misteri baru.

Dengan pendekatan cerita yang lebih matang, film ini diharapkan bisa menjawab pertanyaan yang sempat menggantung sejak film pertamanya.
Donny Alamsyah, yang berperan sebagai Tito, menggambarkan film ini sebagai kisah keluarga yang sarat makna.

“Bukan hanya misteri horor tentang pencarian di gunung, tapi juga tentang seorang bapak yang mempersiapkan anaknya menghadapi kehidupan. Gunung di film ini adalah simbol tantangan hidup. Ada juga kisah pengorbanan seorang ibu dan perjuangan suami mencari istrinya di dunia lain,” ungkap Donny.

Sementara itu, Adzana Ashel mengaku lebih menikmati proses syuting kali ini setelah sebelumnya membintangi Petaka Gunung Gede.

“Dulu rasanya beban banget syuting di gunung. Sekarang aku lebih mandiri. Drupadi ini karakternya kuat, tumbuh dari keluarga harmonis, tapi kemudian harus menghadapi perubahan ayahnya yang dingin,” tutur Adzana.

Kembalinya Artika Sari Devi ke layar lebar setelah enam tahun vakum juga menjadi sorotan. Ia mengaku pengalaman syuting film ini menguras mental dan fisik.

“Syuting di gunung itu tantangan tersendiri. Tapi justru dari situ saya berefleksi sebagai seorang ibu. Relasi ayah dan anak perempuan di film ini bikin saya makin peka terhadap hubungan dengan anak sendiri,” katanya.

Razan Zu, yang berperan sebagai Raka, menegaskan karakter yang diperankannya penuh empati. “Raka sangat bertanggung jawab dan mendahulukan pacarnya, Drupadi. Dia sosok yang care banget, dan itu saya coba tampilkan di film ini,” jelasnya.

Dengan kombinasi mitos lokal, drama keluarga, serta ketegangan khas film pendakian, Pencarian Terakhir diprediksi menjadi tontonan horor yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh hati penonton.