IMG_20251027_111328

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;

Detrenz.com, Jakarta 27 Oktober 2025 – Jakarta Fashion Week (JFW) kembali menjadi barometer mode terbesar di Indonesia yang selalu dinanti oleh para pelaku industri fashion. Tahun ini, gelaran JFW 2026 berlangsung pada 27 Oktober – 2 November 2025 di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Salah satu brand kebanggaan tanah air yang mencuri perhatian adalah Buttonscarves, yang hadir dengan gebrakan baru yang siap menginspirasi dunia modest fashion.

Sejak pertama kali berdiri pada tahun 2016, Buttonscarves telah berkembang pesat menjadi label fashion yang dicintai, bukan hanya di Indonesia, namun juga mulai merambah pasar internasional. Brand ini berada di bawah naungan Modinity Group, sebuah perusahaan fashion yang juga dipimpin oleh sang pendiri, Linda Anggrea. Banyak orang mengenal Buttonscarves sebagai brand scarf dan hijab premium, namun sebenarnya kreativitas mereka jauh lebih luas dari itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Buttonscarves mulai memperluas lini bisnis ke kategori beauty, aksesoris, dan ready-to-wear, memperkuat posisinya sebagai lifestyle brand modern yang mengedepankan sentuhan elegan, inovatif, dan relevan dengan gaya hidup muslimah masa kini. “Banyak yang masih mengira Buttonscarves hanya menjual scarf, padahal kami juga memiliki lini kecantikan dan berbagai produk fashion lainnya,” ungkap Linda Anggrea, CEO Buttonscarves, saat ditemui di sela-sela persiapan show JFW 2026.

Partisipasi Buttonscarves dalam JFW 2026 bukan sekadar pameran koleksi, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan eksistensi dan kontribusi modest fashion Indonesia di kancah regional. Tahun ini, JFW mengusung kolaborasi dan keterlibatan lebih luas dari desainer serta label fashion dari negara-negara ASEAN. Hal ini mencerminkan posisi Jakarta Fashion Week yang semakin diperhitungkan dalam peta industri mode Asia Tenggara.

Menurut Svida Alisjahbana, CEO Jakarta Fashion Week, negara-negara tetangga menaruh perhatian besar pada JFW karena menjadi ruang yang kuat untuk pertukaran kreativitas dan tren fashion masa depan. “Tahun ini adalah tahun ke-18 penyelenggaraan JFW, dan kami ingin menjadikan panggung ini semakin terbuka bagi talenta terbaik ASEAN,” ujarnya.

Bergabungnya Buttonscarves di antara brand dan perancang mode se-ASEAN menandakan kesiapan brand lokal untuk bersaing secara global. Identitas Buttonscarves yang selalu mengangkat sentuhan budaya dan karakter wanita modern Indonesia menjadi modal besar untuk tampil percaya diri. Keikutsertaan ini juga diharapkan dapat membuka semakin banyak peluang ekspansi ke pasar Asia.

Melalui koleksi yang akan tampil di runway JFW 2026, Buttonscarves membawa pesan tentang keanggunan, kepercayaan diri, dan kreativitas tanpa batas. Setiap detail desain mencerminkan perjalanan panjang brand ini dalam menginspirasi para perempuan untuk selalu merasa percaya diri dan stylish, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang melekat.

JFW 2026 juga menjadi ajang pembuktian bahwa brand modest fashion mampu menjadi tren setter dan inovator, bukan hanya follower. Buttonscarves menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan karya yang tidak hanya cantik secara estetika, tetapi juga memiliki nilai fungsional yang tinggi sesuai kebutuhan wanita modern yang aktif.

Lewat partisipasi ini, Buttonscarves berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi ekosistem fashion Indonesia. Sebagai brand lokal yang bertumbuh pesat dalam kurang dari satu dekade, Buttonscarves menunjukkan bahwa fashion Indonesia siap mendunia, dengan kreativitas yang bersumber dari talenta lokal, namun mampu berbicara dalam bahasa fashion global.

Tidak hanya itu, Buttonscarves juga semakin memantapkan diri sebagai brand yang mengedepankan inovasi, kualitas, dan identitas. Melalui panggung JFW 2026, mereka ingin menjadi bagian dari gerakan besar yang mendorong modest fashion Indonesia berada pada level yang setara dengan brand-brand internasiona