IMG-20251224-WA0000

Detrenz.com, Pontianak 24 Desember 2025 – Menjelang akhir tahun, refleksi menjadi bagian penting bagi banyak individu untuk mengevaluasi perjalanan hidup yang telah dilalui.

Bagi Sugioto, S.H., M.Kn akrab disapa Rico, akhir tahun dimaknai sebagai waktu untuk menilai proses pengabdian yang telah dijalani secara konsisten dan bertanggung jawab.

Ia memandang periode ini bukan sebagai penutup semata, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai yang selama ini dijaga.

Dalam keseharian, Rico dikenal dengan penampilan yang sederhana dan sikap yang profesional, Ia menjalankan setiap peran dengan mengedepankan integritas, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan dan etika.

Pendekatan ini membuatnya dihormati bukan karena pencitraan, tetapi karena konsistensi dalam bekerja, mengambil keputusan secara objektif dan bijaksana.

Latar belakang pendidikan di bidang hukum menjadi dasar kuat dalam setiap langkah yang diambil.

Pemahaman akademik tersebut diterapkan secara langsung dalam praktik, sehingga setiap kebijakan dan tindakan yang dijalankan memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kombinasi antara keilmuan dan pengalaman lapangan membentuk karakter kerja yang terukur dan berorientasi pada kualitas.

Penganugerahan gelar kehormatan Dato’ Sri Yudha Pakunegara diterima sebagai bentuk kepercayaan dan penghargaan, bukan sebagai tujuan akhir.

Rico memandang,” penganugrahan gelar tersebut sebagai bentuk penghormatan, sekaligus merupakan tanggung jawab moral untuk terus menjaga integritas dan memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya

Baginya, setiap pengakuan publik itu harus dijaga dan diikuti dengan peningkatan kualitas pengabdian.

Di tengah perubahan sosial dan dinamika organisasi yang cepat, Rico tetap mempertahankan prinsip kerja yang konsisten.

Ia menekankan bahwa,” keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil, tetapi juga dari proses yang dijalankan sesuai aturan, etika, dan tanggung jawab “.

Prinsip ini menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul.

Sebagai Ketua Umum Pengprov FOBI Kalimantan Barat, Rico berfokus pada penguatan organisasi melalui tata kelola yang baik dan pembinaan yang berkelanjutan.

Ia mendorong kerja sama yang solid, perencanaan yang jelas, serta evaluasi rutin untuk memastikan setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan organisasi.

Menutup tahun ini, rasa syukur disampaikan atas kesehatan, kepercayaan, dan kesempatan untuk terus berkontribusi bagi bangsa maupun negara.

Rico menegaskan bahwa rasa syukur diwujudkan melalui kerja yang konsisten, peningkatan kapasitas diri, serta komitmen untuk tetap belajar dan memperbaiki kinerja dari waktu ke waktu.

Selain perannya di organisasi olahraga, keterlibatan sebagai pengurus PMI Kota Pontianak juga dijalani dengan penuh tanggung jawab, dalam peran ini, fokus utama diarahkan pada pelayanan kemanusiaan, kesiapsiagaan dan penguatan kerja sosial yang berdampak langsung bagi kesehatan masyarakat.

Seluruh aktivitas dilakukan sesuai prinsip profesional dan akuntabel, akhir tahun dipandang sebagai waktu jeda untuk melakukan evaluasi, bukan untuk menghentikan langkah.

Rico melihat tahun baru sebagai periode lanjutan yang menuntut perencanaan yang lebih matang, peningkatan kualitas kerja, serta penguatan peran dalam organisasi dan masyarakat.

Setiap amanah dipersiapkan untuk dijalani dengan kesungguhan, yang pada akhirnya, yang menjadi prioritas bukanlah pengakuan semata, melainkan keberlanjutan manfaat dari setiap peran yang dijalankan.

Melalui kerja yang konsisten, beretika, dan bertanggung jawab, Rico menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi secara nyata dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.